Protokol Agent2Agent (A2A)
Protokol Agent2Agent (A2A)
Protokol terbuka yang memungkinkan komunikasi dan interoperabilitas antar aplikasi agenik yang tertutup.
Protokol Agent2Agent (A2A) mengatasi tantangan penting di ranah AI: memungkinkan agen AI generatif, yang dibangun di berbagai kerangka kerja oleh perusahaan berbeda dan berjalan di server terpisah, untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif - sebagai agen, bukan hanya sebagai alat. A2A bertujuan menyediakan bahasa umum untuk agen, mendorong ekosistem AI yang lebih terhubung, kuat, dan inovatif.
Dengan A2A, agen dapat:
- Menemukan kapabilitas satu sama lain.
- Melakukan negosiasi mode interaksi (teks, formulir, media).
- Berkolaborasi secara aman pada tugas jangka panjang.
- Beroperasi tanpa membuka status internal, memori, atau alat mereka.
Kursus DeepLearning.AI
Ikuti kursus singkat tentang A2A: Protokol Agent2Agent, yang dibuat bersama Google Cloud dan IBM Research, serta diajarkan oleh Holt Skinner, Ivan Nardini, dan Sandi Besen.
Yang akan Anda pelajari:
- Membuat agen sesuai A2A: Membuka agen yang dibangun dengan kerangka kerja seperti Google ADK, LangGraph, atau BeeAI sebagai server A2A.
- Menghubungkan agen: Membuat klien A2A dari awal atau menggunakan integrasi untuk terhubung ke agen yang sesuai A2A.
- Mengorkestrasi alur kerja: Membangun alur kerja berurutan dan hierarkis dari agen-agen yang sesuai A2A.
- Sistem multi-agen: Membangun sistem multi-agen di bidang kesehatan menggunakan berbagai kerangka kerja dan melihat bagaimana A2A memungkinkan kolaborasi.
- A2A dan MCP: Pelajari bagaimana A2A melengkapi MCP dengan memungkinkan agen berkolaborasi satu sama lain.
Mengapa A2A?
Seiring agen AI makin umum digunakan, kemampuan mereka untuk saling beroperasi menjadi sangat penting dalam membangun aplikasi yang kompleks dan multifungsi. A2A bertujuan untuk:
- Memecah Silo: Menghubungkan agen di berbagai ekosistem.
- Memungkinkan Kolaborasi Kompleks: Memungkinkan agen khusus bekerja sama pada tugas yang tidak dapat ditangani oleh satu agen saja.
- Mendorong Standar Terbuka: Membangun pendekatan komunikasi agen berbasis komunitas, mendorong inovasi dan adopsi luas.
- Menjaga Kerahasiaan: Memungkinkan agen berkolaborasi tanpa perlu membagikan memori internal, logika kepemilikan, atau implementasi alat spesifik, sehingga meningkatkan keamanan dan melindungi kekayaan intelektual.
Fitur Utama
- Komunikasi Standar: JSON-RPC 2.0 melalui HTTP(S).
- Penemuan Agen: Melalui "Kartu Agen" yang merinci kapabilitas dan info koneksi.
- Interaksi Fleksibel: Mendukung permintaan/respons sinkron, streaming (SSE), dan notifikasi push asinkron.
- Pertukaran Data Kaya: Menangani teks, file, dan data JSON terstruktur.
- Siap Enterprise: Dirancang dengan keamanan, autentikasi, dan observabilitas.
Memulai
- 📚 Jelajahi Dokumentasi: Kunjungi Situs Dokumentasi Protokol Agent2Agent untuk gambaran lengkap, spesifikasi protokol penuh, tutorial, dan panduan.
- 📝 Lihat Spesifikasi: Spesifikasi Protokol A2A
- Gunakan SDK berikut:
- 🐍 A2A Python SDK
pip install a2a-sdk - 🐿️ A2A Go SDK
go get github.com/a2aproject/a2a-go - 🧑💻 A2A JS SDK
npm install @a2a-js/sdk - ☕️ A2A Java SDK menggunakan maven
- 🔷 A2A .NET SDK menggunakan NuGet
dotnet add package A2A - 🦀 A2A Rust SDK
cargo add a2a-lf - 🎬 Gunakan contoh kami untuk melihat A2A secara langsung
Kontribusi
Kami menyambut kontribusi komunitas untuk meningkatkan dan mengembangkan protokol A2A!
- Pertanyaan & Diskusi: Bergabunglah di GitHub Discussions.
- Isu & Masukan: Laporkan masalah atau sarankan perbaikan melalui GitHub Issues.
- Panduan Kontribusi: Lihat CONTRIBUTING.md untuk detail cara berkontribusi.
- Masukan Pribadi: Gunakan Formulir Google ini.
- Program Mitra: Pelanggan Google Cloud dapat bergabung dengan program mitra kami melalui formulir ini.
Selanjutnya
Peningkatan Protokol
- Penemuan Agen:
- Formalisasi penyertaan skema otorisasi dan kredensial opsional langsung dalam
AgentCard. - Kolaborasi Agen:
- Meneliti metode
QuerySkill()untuk memeriksa secara dinamis keahlian yang tidak didukung atau tidak terantisipasi. - Siklus Tugas & UX:
- Dukungan untuk negosiasi UX dinamis _dalam_ sebuah tugas (misalnya, agen menambahkan audio/video di tengah percakapan).
- Metode Klien & Transportasi:
- Mengeksplorasi perluasan dukungan untuk metode yang diinisiasi klien (di luar manajemen tugas).
- Peningkatan keandalan streaming dan mekanisme push notification.
Tentang
Protokol A2A adalah proyek sumber terbuka di bawah Linux Foundation, yang dikontribusikan oleh Google. Protokol ini dilisensikan di bawah Apache License 2.0 dan terbuka untuk kontribusi dari komunitas.
--- Tranlated By Open Ai Tx | Last indexed: 2026-06-23 ---
